Percepat Pembangunan 2026, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Pohuwato Matangkan Persiapan Pengadaan Barang dan Jasa
MARISA (26 Januari 2026) – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah mulai mematangkan langkah strategis menyambut Tahun Anggaran 2026. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh proses Pengadaan Barang dan jasa dapat berjalan tepat waktu untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
Kabag PBJ Pohuwato, Maulidin M.Y Botutihe, dalam arahannya pada rapat perdana lingkungan PBJ Pemda Pohuwato awal tahun ini, menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beliau menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa yang transparan dan akuntabel adalah kunci utama realisasi visi daerah.
Langkah-Langkah Strategis BPBJ Pohuwato:
Untuk memastikan kesiapan tersebut, BPBJ Kabupaten Pohuwato melakukan beberapa langkah teknis, di antaranya:
Optimalisasi Rencana Umum Pengadaan (RUP): BPBJ mendorong seluruh OPD untuk segera menginput dan memfinalisasi data RUP pada aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) agar masyarakat dan penyedia dapat mengetahui paket pekerjaan lebih awal.
Pemanfaatan E-Katalog Versi 6.0: Sejalan dengan kebijakan pusat, Pemkab Pohuwato terus menggenjot penggunaan E-Katalog. Hal ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah Pohuwato serta mempercepat proses pengadaan barang kebutuhan rutin.
Peningkatan Kinerja Pengelola Pengadaan Barang Jasa : BPBJ melakukan Pendataan berkelanjutan bagi para Pejabat Pengadaan di setiap OPD guna memastikan Pelaksanaan pengadaan Barang dan Jasa Baik E-Purchasing, Pengadaan Langsung, disusun secara akurat, mengurangi risiko kegagalan proses pemilihan.
Dengan persiapan yang dimulai lebih awal, Pemkab Pohuwato optimis penyerapan anggaran tahun 2026 dapat lebih optimal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di Bumi Panua. (PBJ)